Kutu daun adalah serangga kecil yang lunak dengan kaki-kaki dan antena panjang. Ukurannya berkisar 0,5 hingga 2 mm dan tubuhnya bisa berwarna kuning, cokelat, merah atau hitam,bergantung spesies.
Wujudnya bervariasi dari varietas tanpa sayap, yang dominan secara umum, hingga jenis bersayap, berkilauan atau berbulu.
Mereka biasanya hidup dan makan secara berkelompok di bagian bawah daun muda yang gemuk dan pucuk tunas. Mereka menggunakan bagian mulutnya yang panjang untuk menembus jaringan tanaman yang lunak dan menghisap cairan.
Dalam jumlah sedikit atau sedang umumnya tidak berbahaya bagi tanaman. Kerumunan Kutu dalam jumlah banyak dapat menyebabkan daun dan pucuk mengerut, layu atau kuning dan pertumbuhan tanaman terhambat.
Secara umum, penurunan daya tahan tanaman juga perlu diperhatikan. Madu yang dihasilkan kutu daun saat mereka memakan jaringan tanaman menyebabkan infeksi tambahan dengan jamur oportunistik di beberapa kasus.
Bahkan kutu daun dalam jumlah kecil dapat menularkan virus dari satu tanaman ke tanaman lain secara terus-menerus.
Beberapa spesiesnya membawa virus-virus tanaman yang dapat menyebabkan perkembangan penyakit lain.
Tindakan Pencegahan
- Peliharalah berbagai jenis varietas tanaman berbeda di sekitar lahan.
- Gunakan mulsa reflektif untuk menghalau populasi kutu daun yang menyerang.
- Pantau lahan secara rutin untuk melihat kemunculan wabah penyakit atau hama dan menentukan tingkat keparahannya.
- Gunakan tangan untuk mengambil kutu daun dari tanaman atau buang bagian tanaman yang terinfeksi.
- Periksalah gulma-gulma di dalam lahan maupun di sekitarnya.
- Jangan menyiram atau memupuk secara berlebihan.
- Kendalikan populasi semut yang melindungi kutu-kutu daun dengan pita berperekat.
- Pangkas cabang-cabang pohon atau buang daun-daun bawah tanaman untuk membuka ventilasi kanopi.
- Jika memungkinkan, pasang jaring-jaring untuk melindungi tanaman.
Kendalikan penggunaan insektisida agar tidak mempengaruhi serangga-serangga yang menguntungkan.
Singkirkan sisa-sisa tanaman dari bekas lahan sebelumnya.

